Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML ketika bertemu dengan Dan Arhanud Malang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML ketika bertemu dengan Dan Arhanud Malang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Serunya latihan tempur angkatan udara yang biasa digelar di pangkalan latih Pandanwangi Tempeh, akan bisa disaksikan dari dekat oleh masyarakat Lumajang dan sekitarnya dengan aman.

Pemkab berencana menyediakan tempat untuk masyarakat yang ingin menyaksikan latihan tempur Air Force milik angkatan udara tersebut.

Untuk membahas event yang menarik ini, pada hari ini Rabu (12/2) Komandan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Abdulrahman Shaleh Malang bertemu dengan Bupati Lumajang untuk membahas detail event latihan tempur udara ini.

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengatakan, Lumajang secara teknis ingin membantu sarana prasarana penunjang seperti replika gedung, rumah, panggung dan lainnya saat even Air Force digelar.

“Jadi nantinya angkatan udara fokus pada latihan tempurnya. Kita siapkan sarana prasarana penunjangnya", kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq kepada sejumlah awak media usai bertemu Dan Arhanud Malang di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang.

Bupati juga berkeinginan melalui event ini ada kedekatan antara masyarakat dengan Angkatan Udara, sekaligus menjadikan event ini sebagai salah satu event wisata Lumajang.

Sementara itu Komanda Arhanud Abdulrahman Saleh Malang Marsma Hesly Faat mengatakan, tempat latihan tempur udara di Pandanwangi lokasinya sangat strategis, dan terbuka. Tidak tertutup bukit-bukit.  

“Kita punya latihan angkatan udara. Kita akan cek persiapan-persiapan itu. Pandanwangi menjadi pusat latihan tempur angkatan udara karena strategis. Kalau tempat lain ditutup bukit-bukit. Kalau di sini terbuka,"jelas Marma Marsma Hesly Faat kepada wartawan hari ini.

Dalam rangka memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menonton latihan ini, Pemkab Lumajang akan menyiapkan tempat khusus, sehingga sangat aman bagi masyarakat. Ini jauh lebih aman dibandingkan dengan menonton dari pesawahan yang selama ini banyak dilakukan masyarakat untuk melihat  latihan tempur ini.

"Kita akan libatkan 1.000 penerjun lebih dalam latihan ini," ungkat Marsma Hesly Faat.