Petugas beserta warga saat mengevakuasi rumah warga yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang yang diterjang angin kencang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas beserta warga saat mengevakuasi rumah warga yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang yang diterjang angin kencang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

Musibah angin kencang yang disertai dengan hujan deras, tidak hanya menyebabkan akses jalan penghubung antara Malang menuju Blitar terputus. Namun, berdasarkan informasi terbaru, sejumlah puluhan rumah warga dan fasilitas umum di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang juga mengalami kerusakan, Rabu (12/2/2020).

”Dari hasil pendataan sementara, tercatat ada 51 rumah warga yang roboh akibat diterjang musibah angin kencang dan pohon tumbang,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Sejumlah 51 rumah warga yang rusak tersebut, lanjut Utomo, terbagi ke dalam 3 Dusun dan desa yang ada di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Yakni masing-masing di Dusun Krajan, Dusun Jatimulyo, dan Desa Jatiguwi.

”Kebanyakan, rumah warga yang terdampak bencana mengalami kerusakan di bagian atapnya. Selain itu, satu unit terminal sambungan listrik dan beberapa kabel listrik di Dusun Jatimulyo dan Desa Jatiguwi juga rusak dan terputus akibat musibah ini,” terang Utomo.

Diperoleh keterangan, sejak Rabu (12/2/2020) siang tepatnya sekitar pukul 12.30 WIB, hujan deras memang terjadi di beberapa wilayah di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Tidak berselang lama, hujan dengan intensitas tinggi tersebut dibarengi dengan hembusan angin kencang.

Meski merobohkan beberapa pohon dan puluhan rumah warga serta merusak berbagai fasilitas umum, namun petugas memastikan tidak ada korban jiwa atas musibah angin kencang tersebut. ”Hanya kerugian materil, diperkirakan kerugiannya mencapai Rp 153 juta,” ujar Utomo.

Sesaat setelah mendapat kabar adanya musibah angin kencang, petugas gabungan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), PMI Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Sumberpucung, serta beberapa relawan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya assesment.

”Untuk sementara atap rumah warga yang rusak ditutup dengan terpal, sedangkan pohon yang tumbang dan menimpa rumah warga masih dalam upaya evakuasi,” tutup Utomo.