Wika Salim. (Foto: Instagram wikasalim)
Wika Salim. (Foto: Instagram wikasalim)

Di balik sosoknya yang selalu ceria di depan kamera, penyanyi dangdut Wika Salim ternyata memiliki masa lalu yang kelam. Di balik layar, ia memendam kisah perjalanan hidupnya yang menyedihkan.

Janda bernama asli Wika Febrina Putri ini pernah menjadi korban kekerasan. Hal ini terkuak saat ia menjadi bintang tamu dalam acara Yang Tak Terungkap di Trans7 belum lama ini.

Roy Kiyoshi selaku pembawa acara mengungkap bahwa Wika pernah menjadi korban kekerasan. "Saya ngelihat ada kekerasan, pernah digampar. Kamu nggak berani bilang ke media," ujar Roy.

Wika pun tak kuasa menahan air matanya. Lebih lanjut Roy menyatakan bahwa Wika pernah depresi. "Saya juga ngelihat si Wika sempat depresi pada hari itu," ucapnya.

Kekerasan itulah salah satu yang membuat Wika trauma untuk memiliki pasangan lagi. "Dan dia sebagai perempuan sudah hancur hatinya. Maka dari itu sampai sekarang, Wika belum ada pasangan yang pengen dideklarasiin karena dia trauma," sambungnya.

Wika pun hanya bisa menangis. Saat fase depresi itu, menurut Roy, Wika sempat memiliki keinginan untuk bunuh diri dan keinginan bunuh diri itu muncul berkali-kali.

Sambil menangis, Wika mengiyakan semua pernyataan Roy. Ia mengaku dirinya masih trauma untuk menjalani hubungan baru. "Ya karena ya itu dia, krisis kepercayaan," ungkapnya.

Tak hanya kehidupan percintaan yang berat. Dalam hal pekerjaan pun, Wika pernah melewati perjalanan yang tak kalah berat. Terlebih di saat pertama dia ke Jakarta. Wika mengaku sempat akan dijual oleh seorang manajer artis terkenal.

"Ada salah satu manajer artis terkenal sempat, 'Ayo kerja bareng sama aku. Aku fasilitas in kamu," kisahnya.

Pada saat itu, Wika belum mempunyai tempat tinggal dan kendaraan. "Jadi, disiapin semuanya. 'Tapi nanti kita cari modalnya sama-sama. Kita ketemu sama klien bareng.' 'Nggak papa,' aku bilang kayak gitu. Lalu dia bilang, 'Setelah ketemu nanti kamu sama dia, temenin dia," lanjutnya.

Wika pun tidak mengerti maksud dari menemani "klien" tersebut. "Katanya 'Ya temenin dia, misalkan dia ada di luar kota kamu temenin dia sampai tidur," timpalnya.

Setelah mengerti apa yang dimaksud manjer, tersebut Wika menolaknya. "Mending aku cari jalan yang lain aja," kata Wika.

Wika juga mengaku dirinya pernah ditawarkan ke pejabat terkenal. 

Ia juga menyadari bukan hanya dia yang mendapat tawaran pekerjaan kotor seperti itu. Namun, ia menyadari stigma kebanyakan orang terhadap penyanyi dangdut memang masih sangat buruk. Terlebih ia adalah seorang janda.

"Apa lagi yang aku rasain pas orang-orang tahunya aku janda, jadi orang mikirnya bisa dipakai. Jadi, ternyata orang itu masih memandangnya masih gini banget," ungkapnya.

Terlepas dari stigma yang melekat pada dirinya, Wika tetap menolak tawaran-tawaran seperti itu dengan cara yang baik. "Aku sebisa mungkin nolak, tapi dengan cara yang baik karena aku juga enggak mau, takut orang sakit hati," pungkasnya.