Kalapas Klas 1 Malang, Agung Krisna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kalapas Klas 1 Malang, Agung Krisna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Satu narapidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Malang, mendapatkan remisi hari Raya Idul Fitri. 

Hal itu dibenarkan Kalapas Klas 1 Malang, Agung Krisna beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Gara-Gara Ini, Belasan Pelajar di Kabupaten Malang Berurusan dengan BNN

"Ya ada satu napi terorisme yang mendapatkan remisi lebaran," terangnya

Remisi narapidana terorisme yang diketahui berasal dari Surabaya itu didapat setelah yang bersangkutan bersedia untuk mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kalau nama dan pidananya saya lupa. Pokoknya satu orang teroris, yang bersangkutan sudah menyatakan setia NKRI," jelasnya

Untuk bebasnya napi terorisme tersebut, diperkirakan pada akhir Bulan Mei 2020 ini. 

Dengan keluarnya satu napi ini, menyisakan satu napi terorisme yang masih berada di Lapas Lowokwaru.

Lebih lanjut dijelaskannya, remisi tersebut juga diberikan kepada narapidana koruptor yang ada di Lapas klas 1 Malang. 

Dari 51 napi koruptor, hanya tiga orag yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan remisi.

Baca Juga : Protes Penangkapan Bahar bin Smith, Kuasa Hukum Sebut-Sebut Nama Jokowi

"Itu yang berkasnya lengkap, baik napi dari Kejaksaan maupun sari KPK. Khusus napi PP 99 ini wajib adanya justice collaborator," jelasnya

Sementara itu, dari keseluruhan narapidana di Lapas Kelas 1 Malang, total yang mendapatkan remisi sebanyak 1.043 narapidana.

Jumlah tersebut yang telah diusulkan dan disetujui mendapatkan remisi pemotongan masa hukuman. Sedangkan untuk yang mendapatkan remisi langsung bebas hanya terdapat dua orang napi.